Posted by: avatari | December 19, 2010

Mall of Loneliness

Entahlah siapa yang punya ide bikin mall. Ramainya mirip pasar krempyeng dg lampu berpendar dan kesejukan yang artifisial.
Setiap detik lalu lalang orang hilir mudik melihat pameran dan memamerkan diri. Inikah yang disebut hiburan di jaman modern? Sementara ketika terlihat hangat dan menyenangkan sejatinya di dalam sebuah mall yang ditawarkan adalah kesepian.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.